Sebuah kesenangan jika kita melihat ayam ternakan kita bertelor,mengeram dan menetas bukan? namun ada beberapa kasus ayam tidak mau mengerami telurnya entah karena stress ataupun faktor lain, jika sudah begitu maka solusinya bisa dititip dierami di ayam lain ataupun memakai incubator/mesin penetas. Setelah 21 hari maka mahluk Tuhan ini pun akan keluar dari cangkangnya. Piekk.. Piekk.. Piekk.. Duhh.. Lucunyaaa... :D :D
Namun disinilah sebenarnya tanggung jawab dimulai bagaimana kita membesarkan dan memberikan perawatan maksimal terhadap anak ayam tersebut, setelah anak ayam tersebut lahir dan bulunya mengering biarkan dulu di jaga sama induknya kurang lebih 1 bulan karena banyak yang menyakini kalo anak ayam diasuh induknya besarnya nanti akan jadi lebih kuat, tetapi bisa juga langsung dipisahkan dari induknya.tergantung pemeliharaan sebagai memperbanyak produksi atau hanya sekedar hoby memelihara saja.
Setelah ayam lahir dan dipisahkan dari induknya sebaiknya induknya lasngsung dimandikan dengan cara direndam dan lakukan selama 3 haru berturut, biasanya setelah 2 minggu kemudian si indukan akan mulai bertelor lagi ( jadi cepet kan produksinya. hehehe :D ... Untuk anak ayam yang baru menetas (menetas yaa.. Bukan lahir :) ) langsung dipisahkan dari induknya ataupun yang menetas dengan menggunakan mesin penetas disediakan bok khusus yang diberikan lampu penghangat sekitar 25 watt untuk daerah yang panas atau 40 watt untuk daerah yang dingin, ketepatan suhu juga sangat penting untuk pertumbuhan anak ayam, kalo anak ayam tidurnya masih dempet dempetan brarti suhu kurang panas, begitu juga kalo anak ayam tidurnya berpercar jauh dan menjauhi lampu itu artinya suhu terlalu panas..besarnya watt lampu disesuaikan dengan suhu di daerah masing masing.
Untuk anakan ayam yang baru menetas sebaiknya diberikan air minum yang dicampur gula aren ataupun gula batu sebagai penambah tenaga samapi dengan umur 7 hari dan setelahnya bisa diberikan air bersih yang dicampur dengan vitamin minum ayam seperti Vitachick, untuk pakannya bisa diberikan 511 yang dicampur dengan susu skim dengan perbandingan 1:6 sampai dengan umur 40 hari.
Setelah ayam berumur 2 bulan pakan bisa dicampur dengan menambahkan mineral selain untuk menunjang pertumbuhan juga untuk mengurangi kanibalisasi sesama anakan untuk saling mencabuti bulu temannya, karena banyak kasus ayam umur 2-3 bulan anak ayam sangat senang memakan bulu temannya karena kekurangan mineral selain disebakan kekurangan kalsium juga karena populasi kandang yang terlalu padat.
Setelah anak ayam berumur 4 bulan pakan diganti dengan pakan 591 merupakan pakan khusus aduan. dan mulai dicampur dengan jagung giling sedikit demi sedikit. setelah ayam berumur 5 bulanan sangat disarankan untuk memberikan Vitamin B Komplek dan juga Kalsium ( calc ) untuk perkembangan body dan tulang yang maksimal
Kemudian, Setelah Ayam berusia 6 bulan pakan bisa diganti dengan pakan 594 dengan dicampur jagung giling, beras merah dan juga kacang hijau, pakan sebaiknya disajikan dalam keadaan basah. Guna memperlancar proses pelarutan makanan didalam tubuh ayam.
Selain faktor pakan, kebersihan kandang juga sangat berperan dalam perkembangan anak agyam, kandang haruslah mempunyai ventilasi yang baik dan sebaiknya kandang menghadap ke timur untuk memperoleh matahari pagi untuk pertumbuhan tulangnya, serta faktor kebersihan tempat makan dan minum juga harus menjadi perhatian, tempat makan hendaknya selalu dicuci setelah memberikan makan dan tempat minum jangan sampai berlumut dan menjadi rumah jentik jentik, banyak yang tidak sadar penyakit ayam yang timbul dipicu oleh kualitas air minum ayam yang tidak baik.
Dari komposisi pemberian pakan diatas, banyak juga breeder lain yang mempunyai komposisi pemberian pakan dengan teorinya sendiri. tergantung dari cuaca ataupun pengalaman yang diperoleh, dan tidak ada yang benar ataupun yang salah. intinya dengan usaha yang maksimal akan diperoleh juga pertumbuhan ayam yang maksimal juga.. Artikel diatas hanya sekedar contoh dan panduan untuk pemula...
Selamat Beternak.. Semoga bermanfaat :) :)
#salamcintadariujungkandang
---------------------------------------------------
Artikel diambil dari berbagai sumber dan dipadukan dengan pengalaman penulis

No comments:
Post a Comment